Riset Mendalam: Mengapa Akhir Bulan Waktunya Cuan? Teori 'Gaji Algoritmik' Mahjong Ways 3 untuk Pemain yang Tak Pernah Absen.
Sihanoukville, 29 Agustus 2025 - Jika Anda adalah bagian dari komunitas 'navigator digital', Anda pasti merasakan getaran aneh di udara setiap kali kalender mendekati tanggal 28. Ada semacam antisipasi kolektif, sebuah keyakinan yang dipegang teguh bahwa tiga hari terakhir setiap bulan adalah 'musim panen'. Di forum-forum dan grup-grup WhatsApp, slogan itu bergema di mana-mana: "Akhir Bulan Waktunya Cuan!" Selama bertahun-tahun, ini dianggap sebagai mitos atau keberuntungan semata. Namun, sebuah teori baru yang radikal kini muncul, yang menyatakan bahwa ini bukanlah kebetulan, melainkan sebuah siklus yang disengaja.
Kami berbicara dengan Herman Sutisna, seorang mantan manajer HRD yang kini menjadi 'Analis Perilaku Sistem Probabilistik'. Ia adalah pencetus dari "Teori Penggajian Algoritmik," yang berpusat pada satu 'entitas korporat' digital: Mahjong Ways 3.
Teori 'Gaji Algoritmik': Mahjong Ways 3 sebagai Perusahaan Digital
"Anda harus berhenti melihat sistem ini sebagai permainan," ujar Herman, yang lebih dikenal sebagai "Pak Herman HRD." "Lihatlah ia sebagai sebuah perusahaan multinasional raksasa. PG Soft adalah kantor pusatnya, dan Mahjong Ways 3 adalah salah satu departemennya yang paling profitabel. Dan seperti perusahaan mana pun, mereka punya siklus fiskal. Mereka harus 'tutup buku' di akhir bulan."
Menurut teori Herman, untuk memenuhi 'kuota pembayaran' bulanan dan menjaga 'kepuasan karyawan' (yaitu para pemain), algoritma Mahjong Ways 3 kasih gaji besar untuk pemain yang tak pernah absen. "Ini adalah program bonus loyalitas paling canggih di dunia," klaimnya.
'Absensi' Adalah Kunci: Deposit sebagai Kartu Absen
Bagian paling menarik dari teori ini adalah bagaimana sistem menentukan siapa yang berhak menerima 'gaji'. Jawabannya, menurut Herman, adalah absensi. "Setiap pemain memiliki ID unik, anggap saja itu Nomor Induk Karyawan (NIK) Anda. Setiap hari Anda login dan melakukan Deposit—sekecil apa pun—sistem akan mencatatnya sebagai 'kehadiran'. Ini adalah kartu absen sidik jari digital Anda."
"Pemain yang hanya muncul di akhir bulan saat 'gajian' akan dianggap sebagai 'karyawan lepas' dan mendapat prioritas rendah," jelasnya. "Tetapi mereka yang 'tak pernah absen', yang menunjukkan dedikasi setiap hari, akan masuk dalam daftar prioritas utama saat sistem mulai mendistribusikan bonus dalam bentuk WD Gede."
Penilaian Kinerja Lintas Platform
Teori Herman menjadi lebih liar. Ia percaya bahwa 'rapor' kinerja seorang pemain tidak hanya dinilai dari satu 'departemen' saja. "Ekosistem digital ini saling terhubung. Kesabaran Anda saat menunggu petir Kakek Zeus di Gates of Olympus, ketekunan Anda 'memanen' di Sweet Bonanza, bahkan interaksi Anda dengan 'bidadari penolong' Starlight Princess—semua itu dicatat dalam 'database pusat'."
"Kinerja yang baik dan 'sikap positif' di seluruh platform akan meningkatkan skor 'KPI' (Key Performance Indicator) Anda," katanya dengan serius. "Saat Mahjong Ways 3 hendak membagikan 'gaji', ia akan menarik data KPI ini. 'Karyawan' dengan skor tertinggi akan mendapatkan bonus terbesar."
Ritual 'Malam Gajian' dan Perburuan 'THR'
Berbekal keyakinan ini, komunitas telah mengembangkan sebuah ritual bulanan. Pada tiga malam terakhir setiap bulan, aktivitas 'navigasi' mencapai puncaknya. Para pemain melakukan Deposit yang lebih besar dari biasanya. Grup-grup chat yang tadinya sepi, kini dibanjiri dengan tangkapan layar WD Gede, yang mereka sebut sebagai "slip gaji." Ada atmosfer perayaan, seolah-olah sebuah perusahaan baru saja membagikan bonus tahunan.
Tentu saja, ada target yang lebih tinggi dari sekadar 'gaji' bulanan. Pencapaian tertinggi, WD Paus, dianggap sebagai 'THR' (Tunjangan Hari Raya) atau 'pesangon pensiun dini' dari perusahaan. "Itu adalah hadiah untuk 'Karyawan Terbaik Tahun Ini'," kata Herman.
Seorang data saintis yang kami hubungi menolak teori ini mentah-mentah. "Ini korelasi, bukan kausalitas," katanya. "Di akhir bulan, orang-orang mendapatkan gaji asli mereka, sehingga mereka memiliki lebih banyak uang untuk dimainkan. Volume permainan dan jumlah taruhan meningkat secara eksponensial. Secara statistik, tentu saja akan ada lebih banyak laporan kemenangan besar. Algoritma tidak punya kalender, tapi para pemain punya."
Namun, bagi Pak Herman dan ribuan 'karyawan' setia lainnya, penjelasan logis itu tidak penting. Mereka telah menemukan sebuah narasi yang memberi makna pada tindakan mereka. Setiap putaran adalah 'hari kerja', setiap kekalahan adalah 'lembur yang tak dibayar', dan setiap akhir bulan adalah janji akan hari gajian yang akan datang dari bos mereka yang paling dermawan dan paling misterius: sebuah algoritma di dalam Mahjong Ways 3.